Makanan Halal dari Thai Airways

Mendapat makanan halal adalah salah satu tantangan bepergian ke luar negeri (negara minoritas Islam) dan selama perjalanannya. Jakarta-Bangkok-Frankfurt, saya naik Thai Airways, dan sebagai muslimah, alhamdulillah makanan selama flight masih bisa saya makan. Ya, Thai Airways adalah salah satu dari sekian banyak maskapai Asia Tenggara yang menyediakan pilihan makanan halal selama perjalanan. Kita bisa memilih makanan halal pada saat memesan tiket di website maskapai.

Dari Jakarta ke Bangkok, dengan waktu tempuh 3 jam, penumpang dapat 1 kali meal. Beberapa saat setelah takeoff, Pramugari akan menempel sticker kode muslim, MOML (moslem), di sandaran kursi kita, dan memastikan kalau kita me-request makanan halal.

Sekitar se-jam kemudian, ketika waktunya meal disajikan, pramugari akan ngasih makanan kita lebih dulu dibanding penumpang lain. Kenapa? Karena kita sudah me-request jenis makanan tertentu. Dan makanan penumpang lain yang tanpa pesanan khusus sebelumnya, akan diantarkan sesuai nomor urut kursi.

I was excited getting my 1st International flight meal.

Beras brasmati. Bumbu kari. Tekstur dagingnya semacam sosis. I don’t know what it was. Yang lain ada udang dan salmon segar, cemilan-cemilan manis dan gurih. Okey ini cobaan buat saya.

Apakah makanan saya habis? Tentu tidak. Saya hanya icip makanan beratnya, selebihnya perut saya diselamatkan Brown Rice crackers.

Dan penerbangan selanjutnya, Bangkok- Frankfurt, kurang lebih 12 jam, maka ada 2 kali meals. Yang pertama se-jam-an setelah take off, dan yang ke-dua se-jam-an sebelum landing.

Penyelamat perut saya hanya snack dan re-roti-an saja. Plus Coke. Entah kenapa selama flight, I chose Coke, always. Mungkin karena saya tipikal yang tidak suka coba-coba untuk perut. Apalagi di suasana yang belum familiar. Saya akan mencari apa-apa yang bisa bikin saya nyaman.

Ciri-ciri orang setia kah?

Well, saya sih berharap semoga maskapai-maskapai penerbangan internasional, ya dimulai dari penerbangan di ASEAN, juga memasukkan list makanan Indonesia dalam sajian halal maupun non halal. Dengan melihat kalau Indonesia ada di urutan ke-4 untuk angka kunjungan wisatawannya se-ASEAN.

See you on another post of flight-meal to US! ­čÖé

 

Mei, 2020.

Y.A

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post